DETEKSI DINI KANKER SERVIKS

DETEKSI DINI KANKER SERVIKS

PURWOKERTO – Talk Show “Doktere Inyong” minggu keempat kali ini RS Ananda Purwokerto mengangkat tema “Deteksi Dini Kanker Serviks” dengan narasumber dr. Setya Dian Kartika, SpOG (dr. Ika), dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Ananda Purwokerto, Minggu (13/11) malam di studio Satelit TV.

Acara ini merupakan program kerjasama antara RS Ananda Purwokerto dan Satelit TV live  tayang setiap hari Minggu jam 19.30 – 20.30 WIB di Satelit TV-26 UHF.

dr. Setya Dian Kartika, SpOG (dr. Ika) dan dr. Norina Agatri
dr. Setya Dian Kartika, SpOG (dr. Ika) dan dr. Norina Agatri

Selama satu jam acara yang dipandu oleh dr. Norina Agatri berlangsung menarik. Dr. Ika menjelaskan dengan detail mengenai penyakit yang menjadi momok kaum wanita ini. “Perlu diketahui kanker leher rahim ini adalah pembunuh nomor dua bagi wanita setelah penyakit jantung. Sebenarnya masa virus menyerang dari masih dini sampai menjadi positif kanker itu prosesnya panjang, antara 10-20 tahun. Namun kebanyakan wanita enggan memeriksakan karena berbagai sebab,” terangnya.

Lebih lanjut dr. Ika menjelaskan bahwa kanker serviks atau leher rahim diakibatkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Penularan virus ini melalui hubungan seksual. Faktor resiko kanker serviks akan lebih tinggi pada wanita yang memiliki kebiasaan merokok, sering berganti – ganti pasangan ketika berhubungan seks,  wanita yang menikah dalam usia yang muda, dan juga untuk wanita yang juga menderita penyakit penurunan kekebalan tubuh atau penderita AIDS.

Pada deteksi dini sebelum menjadi kanker yang harus dilakukan adalah skrining  iva papsmear, vaksinasi, tidak berganti-ganti pasangan, tidak merokok. “Vaksinasi HPV merupakan cara yang efektif dalam menghindarkan diri dari penyakit ini. Vaksin tersebut akan berguna untuk meningkatkan performa dari sistem kekebalan tubuh untuk mengenai dan juga menghancurkan virus HPV ketika mulai masuk ke tubuh,” katanya.

Vaksinasi maupun tes iva papsmear tidak sakit jadi jangan takut. Justru bila terdeteksi lebih dini, lebih mudah diobati dan dapat sembuh. Prosesnya pun cukup mudah dan bisa dilakukan oleh dokter maupun bidan terdekat.

Pertanyaan pemirsa Satelit TV melalui telepon show inipun cukup banyak dan tersebar dari berbagai daerah. Diantaranya dari Sumpiuh, Purbalinga, Cilacap dan Purwokerto.

“Wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seks harus  melakukan pemeriksaan Iva atau papsmear minimal setahun sekali. Mencegah lebih dini lebih baik daripada mengobati. Ayo segera periksakan, sayangi tubuhmu keluargamu.. Sehat selalu..,” ujar dr. Ika menutup acara. (ddy)

_mg_6378 _mg_6392

2 Komentar


  1. Kira2 biaya bersih untuk vaksin type gardasil berapa ya?

    Balas

  2. Kira2 biaya bersih untuk vaksin hpv type gardasil di rs ananda berapa ya?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.