JANGAN ANGGAP REMEH NYERI PADA KEPALA

JANGAN ANGGAP REMEH NYERI PADA KEPALA

PURWOKERTO – Talk Show Kesehatan “Doktere Inyong” episode ke-48 kali ini menghadirkan Dokter Umum yaitu dr. Grahita Anindita Poernomo di studio Satelit TV, Minggu (04/02) malam. Dipandu oleh Agus Supriyadi sebagai host, serta Tety Hendrayanti sebagai tamu, tema yang diangkat adalah “Jangan Anggap Remeh Nyeri pada Kepala”.

Nyeri kepala secara gampangnya bisa disebut nyeri pada kepala. Nyeri kepala merupakan rasa yang tidak nyaman pada kepala dan daerah wajah sampai leher, ditandai dengan pusing yang nyut – nyutan. Saat bekerja, setelah lihat komputer kemudian pusing di dahi dan leher cengeng maka bisa dikatakan nyeri kepala, dr. Grahita Anindita Poernomo mengawali perbincangan.

Jenis nyeri kepala ada dua, yaitu :

  • Nyeri kepala primer

Nyeri kepala merupakan murni nyeri kepala, contohnya migrain (nyeri kepala sebelah), nyeri kepala tension (tegang) dan nyeri kepala cluster pada laki – laki. Pada nyeri kepala primer ini karena terlalu lelah atau kecapean dan dari otot – otot yang bisa menyebabkan tegang.

Migrain

            Sakit kepala migrain merupakan urutan nomor dua jenis kepala primer yang paling umum dan paling sering dialami oleh masyarakat, baik laki – laki maupun perempuan. Migrain ditandai dengan sakit kepala berdenyut hebat atau berdenyut di satu daerah kepala (sakit kepala sebelah), dibarengi dengan rasa mual serta muntah. Dampak dari sakit kepala migrain adalah rasa sakit pada kepala selama berjam – jam dan penderita lebih nyaman untuk berbaring.

 Tension

Sakit kepala tension ditandai dengan kepala terasa tegang dan berat, dimana rasa sakit itu dimulai dari belakang kepala dan leher atas sehingga bisa digambarkan tertekan dan menyebabkan rasa mual serta muntah. Sakit kepala ini sering dialami oleh perempuan dibandingkan dengan laki – laki.

Cluster

Sakit kepala cluster sering dialami oleh laki – laki dibandingkan perempuan, dimana sakit kepala berlangsung selama satu atau dua bulan dalam setahun. Penderita sakit kepala cluster biasanya merasakan sakit kepala yang luar biasa dan sakitnya menyebar ke sekitar salah satu mata, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Sarannya segera periksa ke Dokter.

  • Nyeri kepala sekunder

Nyeri kepala sekunder ini disebabkan oleh infeksi dan penyakit lain. Hal ini disebabkan oleh aktifnya saraf di kepala akibat suatu penyakit. Penyebab nyeri kepala sekunder adalah sinusitis, flu, infeksi pada telinga, sakit gigi, serta makan atau minum yang terlalu dingin.

Pencegahan nyeri kepala adalah istirahat yang cukup, mengurangi kafein, menghindari pemicu sakit kepala, kurangi stress, konsumsi makanan yang seimbang, olahraga rutin dan mengurangi konsumsi obat. Penggunaan obat di warung misal paracetamol ini masih aman, kalau masih nyeri kepala terus, maka langsung periksa ke Dokter.

Nyeri kepala yang berat dan mengganggu aktivitas maka periksa ke Dokter. Pemicunya macam – macam, contoh makan es krim bisa nyeri kepala, stress juga bisa nyeri kepala. Lagi sakit panas juga bisa nyeri kepala. Pandangan kabur, nyeri kepala dengan kejang berarti ini ada masalah dalam otak.

Nyeri kepala yang mual ini disebabkan karena nyeri kepala disertai tekanan dalam otak tinggi. Pernyataan nyeri kepala ada hubungannya dengan tumor atau kanker otak. Bisa dilakukan pemeriksaan disertai ct scan atau MRI, bisa juga Dokter spesialis saraf yang melakukan.

Pengobatannya bisa dengan analgetik dengan tujuan untuk mengurangi rasa sakit kepala. Gejala yang menyertai itu penyebabnya diobati dulu, kemudian pemicunya harus bisa diatasi.

Hal lain yang bisa menyebabkan nyeri kepala adalah :

  • Darah tinggi dan kolesterol bisa menyebabkan sakit di pembuluh darah otak dan jantung.
  • Habis keramas terus tidur, ini karena dingin maka bisa nyeri kepala.
  • Kalau orang yang pakai kacamata, paling ngga satu atau dua tahun sekali dilakukan pemeriksaan.
  • Orang yang biasa minum kopi, ketika ngga minum maka sakit kepala ini karena kebiasaan. Kopi mengandung kafein.
  • Nyeri kepala akibat begadang ngga bisa tidur, ini karena stress maka perlu menghindari pemicunya.
  • Habis duduk jangan langsung berdiri.
  • Batuk lebih dari dua minggu, maka dirontgen.

Dapat disimpulkan bahwa, nyeri kepala adalah perasaan sakit atau nyeri yang termasuk rasa tidak nyaman pada daerah kepala yaitu kening dan leher. Jenis nyeri kepala adalah nyeri kepala primer dan nyeri kepala sekunder. Nyeri kepala primer merupakan murni nyeri kepala, contohnya migrain (nyeri kepala sebelah), nyeri kepala tension (tegang) dan nyeri kepala cluster pada laki – laki. Penyebab nyeri kepala sekunder adalah sinusitis, flu, infeksi pada telinga, sakit gigi, serta makan atau minum yang terlalu dingin. Pencegahan nyeri kepala adalah istirahat yang cukup, mengurangi kafein, menghindari pemicu sakit kepala, kurangi stress, konsumsi makanan yang seimbang, olahraga rutin dan mengurangi konsumsi obat. Segera lakukan pemeriksaan ke Dokter, apabila nyeri kepala berlangsung lama.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.