GAYA HIDUP SEHAT MENCEGAH TIMBULNYA DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI

GAYA HIDUP SEHAT MENCEGAH TIMBULNYA DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI

PURWOKERTO – Talk Show Kesehatan “Doktere Inyong” episode ke-71 kali ini menghadirkan Dokter Umum RS Ananda Purwokerto yaitu dr. Dhian Shinto Hapsari di studio Satelit TV, Minggu (09/09) malam. Dipandu oleh Putri Permata Sari Rachmat sebagai host, serta Fajar Riris Widayati, S.Sos sebagai tamu, tema yang diangkat adalah “Gaya Hidup Sehat Mencegah Timbulnya Diabetes Mellitus dan Hipertensi”.

Gaya hidup sehat terdiri dari 3 pokok, yaitu bagaimana cara kita makan, bagaimana cara kita istirahat dan bagaimana cara kita olahraga. Kalau makan itu berdasarkan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat jenis. Jadi, antara tidur dengan istirahat harus seimbang. Kurang tidur bisa ditandai dengan mata panda. Olahraga kurang, namun ngemilnya banyak maka bisa menyebabkan gemuk.

Pola hidup sehat itu penting supaya terhindar dari penyakit. Karena jika kita sudah terkena penyakit, maka akan merepotkan orang lain dan mengeluarkan budget untuk periksa ke Dokter, membeli obat dan vitamin lainnya. Bahkan aktivitas bisa tertunda. Dengan demikian, untuk terhindar dari penyakit maka kita perlu menjalani pola hidup sehat. Pola hidup sehat merupakan upaya seseorang untuk menjaga tubuhnya agar tetap sehat, dimana dengan mengonsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, serta istirahat yang cukup, dr. Dhian Shinto Hapsari mengawali perbincangan.

Apabila kita makan berlebihan, namun tidak berolahraga serta kurang istirahat maka dapat menyebabkan gemuk dan sulit menurunkan berat badan, dapat meningkatkan risiko cedera lutut, dapat meningkatkan kadar kolesterol, dapat menyebabkan penyakit jantung dan hipertensi, serta meningkatnya risiko terkena diabetes mellitus.

Berikut tips pola hidup sehat, yaitu :

  • Konsumsi makanan bergizi

Makanan merupakan salah satu faktor utama dalam hidup sehat, dimana kita perlu memperhatikan nilai gizi dari makanan tersebut. Misal, konsumsi makanan yang rendah gula, kaya serat, banyak vitamin, perbanyak sayur dan buah-buahan, serta air putih.

  • Olahraga rutin

Olahraga yang benar bisa membuat tubuh sehat, misal jalan kaki, bersepeda, lari, berenang dan aerobik.

  • Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup, dapat membuat tubuh bugar kembali. Kebutuhan istirahat dan tidur tiap orang itu berbeda-beda, sesuai tahap perkembangan aktivitas yang dijalani.

  • Banyak minum air putih

Konsumsi air putih yang baik itu 8 gelas per hari.

  • Berpikir positif

Berpikir positif itu dapat menumbuhkan rasa semangat, tekad maupun keyakinan diri sehingga dapat memunculkan perasaan, perilaku dan hal baik yang menjadi sistem berpikir.

Dengan pola hidup sehat, maka bisa mencegah timbulnya diabetes mellitus dan hipertensi. Diabetes mellitus adalah penyakit yang dapat berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. Dengan demikian, glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh.

Gejala diabetes dapat ditandai dengan sering merasa haus, sering buang air kecil terutama saat malam hari, sering merasa sangat lapar, berat badan yang menurun tanpa sebab yang jelas, berkurangnya massa otot, merasa lemas, pandangan kabur, luka yang sulit sembuh, sering mengalami infeksi (misal pada gusi, kulit, vagina atau saluran kemih) dan terdapat keton dalam urine. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan lemak akibat tubuh tidak dapat menggunakan gula sebagai sumber energi.

Hipertensi merupakan nama lain dari tekanan darah tinggi, dimana tekanan darah itu adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Jadi hipertensi adalah suatu kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat membahayakan, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh, hingga berakibat timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal ginjal, stroke dan gagal jantung.

Adapun kondisi yang memicu tekanan darah tinggi yaitu kehamilan, konsumsi alkohol, konsumsi narkoba, gangguan ginjal, gangguan pernafasan saat tidur, lanjut usia, mempunyai keluarga yang terkena hipertensi, merokok dan jarang olahraga.

Cara penanganan penyakit diabetes mellitus dan hipertensi adalah dengan membiasakan pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang dianjurkan adalah memperhatikan kandungan makanan, olahraga yang baik, serta istirahat yang berkualitas.

Makanan bergizi yaitu makan makanan yang mengandung karbohidrat (nasi / gandum / singkong / ubi), protein (telur, ikan, tahu, tempe), kaya serat serta perbanyak sayur dan buah-buahan.

Olahraga yang baik dan benar bagi tubuh adalah melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tubuh tidak terkejut, maka perlu diawali gerakan yang ringan. Perlengkapan dan peralatan olahraga disesuaikan dengan kebutuhan. Olahraga cukup dilakukan selama 30 menit, namun menyenangkan sehingga tidak menyakitkan bagi tubuh kita.

Istirahat yang berkualitas adalah ketika tidur itu terjadinya pemulihan bagi tubuh dan otak sehingga dapat mencapai kesehatan yang optimal. Istirahat tersebut dapat menyegarkan dan mengistirahatkan semua organ. Kebutuhan tidur menurut usia adalah bayi 14 s.d 17 jam per hari, balita 11 s.d 14 jam per hari, pra sekolah 10 s.d 13 jam per hari, remaja 8 s.d 10 jam per hari dan dewasa s.d manula 7 s.d 8 jam per hari. Ketika bangun tidur yaitu mata kiyep – kiyep selama 30 detik, kaki di atas kasur selama 30 detik, serta setelah aktivitas biasakan olahraga selama 30 menit.

Dapat disimpulkan bahwa, pola hidup sehat itu penting bagi kesehatan tubuh kita. Gaya hidup sehat terdiri dari 3 pokok, yaitu bagaimana cara kita makan, bagaimana cara kita istirahat dan bagaimana cara kita olahraga. Dengan pola hidup sehat, maka bisa mencegah timbulnya diabetes mellitus dan hipertensi.

 

Share:

Leave comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.