MASIH INGIN COBA2 SEX BEBAS??? YUK KITA KENAL LEBIH DEKAT HIV – AIDS

MASIH INGIN COBA2 SEX BEBAS??? YUK KITA KENAL LEBIH DEKAT HIV - AIDS

PURWOKERTO – Talk Show Kesehatan “Doktere Inyong” episode ke-35 kali ini menghadirkan Dokter Umum yaitu dr. Moch. Bhagavad Gita Gandhi di studio Satelit TV, Minggu (15/10) malam. Dipandu oleh Agus Supriyadi dari RS Ananda Purwokerto sebagai host, serta Nia Noor Erlyta, Amd.Keb sebagai tamu, tema yang diangkat adalah “Masih Ingin Coba2 Sex Bebas??? Yuk Kita Kenal Lebih Dekat HIV – AIDS”.

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, dimana virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Sedangkan AIDS singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome yang merupakan sekumpulan gejala dan infeksi akibat kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia. Sebenarnya HIV itu penyebab dari AIDS itu sendiri. HIV belum dapat disembuhkan, dr. Moch. Bhagavad Gita Gandhi mengawali perbincangan.

Gejala penderita HIV – AIDS adalah demam tinggi dalam kurun waktu lama, nafas pendek, batuk, nyeri dada, sehingga nafsu makan berkurang, mual dan muntah, diare, peradangan pada kerongkongan, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak atau pangkal paha serta sakit kepala.

HIV ini ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan tersebut adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah dan ASI. HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine. Penularan HIV – AIDS dengan cara hubungan seks, seks oral, pemakaian alat bantu seks secara bersama sama atau bergantian, transfusi darah, penggunaan jarum bekas penderita (akupuntur, jarum tatto, jarum tindik), antara Ibu hamil dengan janinnya, melahirkan dan menyusui. HIV stadium 1 dan 2 masih bisa aktivitas, tidak kelihatan. Cek penyakit HIV adalah 1 bulan setelah hubungan seksual, kalau belum ketahuan hasilnya maka cek setelah 6 bulan kedepan. Dari air liur bisa tertular HIV, tapi masih sedikit, jadi resiko sangat rendah virus HIV. Ada dua hal yang bisa mengetahui seseorang terkena HIV yaitu dengan cara konseling dimana orang tersebut ditanya dulu apakah terkena HIV – AIDS atau tidak dan cek darahnya.

Dalam HIV, ada tiga tahap infeksi yang muncul antara lain :

  1. Tahap pertama

Pada tahap ini disebut serokonversi yaitu periode waktu tertentudi mana antibodi HIV sudah mulai berkembang untuk melawan virus.

  1. Tahap kedua

Pada tahap kedua yaitu masa ketika tidak ada gejala yang muncul.

  1. Tahap ketiga

Tahap ketiga yaitu infeksi HIV berubah menjadi AIDS.

Belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV. Gejala 5 – 10 tahun sudah ketahuan HIV. Saat 0 – 5 tahun belum terlihat HIV. HIV menyerang kekebalan tubuh, maka disarankan bagi penderita HIV untuk olahraga secara teratur dan makan makanan yang bergizi.

Dapat disimpulkan bahwa, virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) merupakan sekumpulan gejala dan infeksi akibat kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia. Cara mencegah HIV – AIDS adalah dengan cara menghindari seks bebas, jangan berganti – ganti pasangan seksual, menggunakan kondom, penggunaan jarum suntik sebaiknya sekali pakai (tidak bergantian jarum suntik) dan tidak konsumsi narkoba.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *